Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah

Sekilas mengenai struktur kepengurusan BCA Syariah sesuai dengan ketentuan perbankan syariah:

DEWAN KOMISARIS

Tantri Indrawati

Presiden Komisaris

Warga Negara Indonesia, berusia 57 tahun dan berdomisili di Bekasi, Jawa Barat.

Beliau diangkat sebagai Presiden Komisaris BCAS pada RUPST tanggal 6 Maret 2019 untuk periode jabatan 3 tahun sampai dengan RUPST 2022 dan mendapatkan persetujuan dari OJK pada tanggal 24 September 2019.

Sebelum menjabat sebagai Presiden Komisaris, beliau menjabat sebagai Direktur Kepatuhan BCA Syariah sejak tahun 2010. Beliau juga pernah memangku jabatan manajerial puncak di Bank Syariah Bukopin sebagai Direktur Kepatuhan dan Direktur Pelayanan dan Pendanaan (2008-2010) serta menempati berbagai posisi manajerial di Bank Bukopin di antaranya sebagai Kepala Urusan Sumber Daya Manusia dan Diklat; Group Head Line of Business Pendidikan, Asuransi, Pegadaian, Modal Ventura; dan Group Head Liabilities Commercial. Saat ini beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau Pejabat Eksekutif pada bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain dan tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/ atau keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali.

Beliau meraih gelar Sarjana dalam bidang Ekonomi Manajemen dari Universitas Airlangga (1986) dan gelar Magister Sains dalam bidang Ilmu Administrasi/PSDM dari FISIP Universitas Indonesia (2004). Beliau juga telah memperoleh Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4 dan Sertifikasi Kepatuhan Level Executive. Selain pendidikan formal, beliau juga telah mengikuti berbagai program pelatihan baik di dalam maupun luar negeri di antaranya pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia – Monash University, Melbourne; International Certification Programme in Wealth Management-Erasmus University; Corporate Governance of Islamic Financial Institutions – Cibafi – World Bank, Kuala Lumpur serta pelatihan-pelatihan lain di bidang Sumber Daya Manusia, Kepemimpinan, Perbankan Umum, Risk Management, Perbankan Syariah, dan APU-PPT.

Joni Handrijanto

Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, berusia 64 tahun dan berdomisili di Malang, Jawa Timur.

Beliau diangkat sebagai Komisaris Independen BCAS pada RUPST tanggal 17 April 2013 dan mendapat persetujuan OJK pada tanggal 5 Maret 2014. Pengangkatan terakhir pada RUPST tanggal 6 Maret 2019 untuk periode jabatan 3 tahun sampai dengan RUPST 2022.

Sebelum bergabung dengan BCAS, beliau telah berkarir di BCA yaitu dari tahun 1982-2010 dan memangku berbagai jabatan mulai dari karyawan operasional/kiriman uang dan inkaso BCA Cabang Malang (1982-1984), Kepala Seksi Analis Kredit Cabang Malang (1985-1986), Kepala Marketing dan Kredit Cabang Kediri (1986-1988), Pimpinan KCP Tulungagung (1988-1990), Pimpinan di beberapa Cabang BCA (Banyuwangi, Balikpapan, Kediri dan Palembang) sejak tahun 1990-2001, Kepala Kantor Wilayah Sumatera Bagian Selatan (2001-2003), Kepala Kantor Wilayah Malang (2003-2005), dan Kepala Kantor Wilayah Surabaya (2005-2010). Saat ini beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain dan tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/atau keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, dan/atau pemegang saham pengendali.

Menyelesaikan pendidikannya dari Universitas Brawijaya Malang dan meraih gelar Doktorandus pada tahun 1981 dan gelar Magister Sains pada tahun 2001. Selain pendidikan formal, beliau telah mengikuti berbagai program pelatihan di bidang Manajemen Perbankan, Akuntansi dan Kredit, Kepemimpinan serta Risk Management yang diselenggarakan oleh Learning Center BCA, Islamic Banking Finance Institute (IBFI), PT PEAK Pratama Indonesia, LSPP, dan LPPI.

Suyanto Sutjiadi
Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, umur 65 tahun, berdomisili di Jakarta.

Beliau diangkat sebagai Komisaris Independen BCAS pada RUPST tanggal 17 April 2013 dan mendapat persetujuan Bank Indonesia pada tanggal 30 September 2013. Pengangkatan terakhir pada RUPST tanggal 6 Maret 2019 untuk periode jabatan 3 tahun sampai dengan RUPST 2022.

Sebelum bergabung dengan BCAS, beliau telah berkarir di BCA sejak tahun 1978 dan memangku berbagai jabatan mulai dari Kepala Seksi Bagian Transfer (1981-1982), Counterpart di Bank Indonesia Palembang (1983-1984), Kepala Seksi Bagian Tabanas dan Taska (1985-1986), Kepala Seksi Marketing (1986- 1987), Kepala Cabang di beberapa KCU dan KCP (1987-2004) dan sebagai Kepala Kantor Wilayah V Medan (2004-2010). Saat ini beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau Pejabat Eksekutif pada bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain dan tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/atau keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, dan/atau pemegang saham pengendali.

Beliau memiliki latar belakang pendidikan sebagai Sarjana Ekonomi dari Universitas Sriwijaya Palembang pada tahun 1983 dan telah mengikuti berbagai program pelatihan di bidang Perkreditan, Manajemen Perbankan, Kepemimpinan, dan Risk Management yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP), PT PEAK Pratama Indonesia, Islamic Banking Finance Institute (IBFI), PT BCA, Tbk, Institut Bankir Indonesia, serta program SESPI Bank Angkatan 57.

 

 

DIREKSI

John Kosasih
Presiden Direktur

Warga Negara Indonesia, berusia 50 tahun dan berdomisili di Jakarta.

Beliau diangkat sebagai Presiden Direktur BCAS pada RUPST tanggal 15 Maret 2016 dan mendapat persetujuan OJK pada tanggal 4 Oktober 2016. Pengangkatan terakhir pada RUPST tanggal 6 Maret 2019 untuk periode jabatan 3 tahun sampai dengan RUPST 2022.

Sebelum menjabat sebagai Presiden Direktur, beliau menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur (2013-2016) dan sebagai Direktur (2010-2013).

Sebelum bergabung di BCAS, beliau menempati berbagai posisi strategis di PT BCA Tbk sebagai Senior Adviser Ketua Tim Personal Banking, Senior Adviser Kepala Pengembangan Penjualan Perbankan Individu dan Konsultan Strategi Pemasaran (2005-2008), menempati berbagai jabatan manajerial puncak di PT Bank Danamon Tbk (2000-2005) dengan posisi terakhir sebagai Senior Vice President Consumer Mass Market (DSP). Memulai karier di dunia perbankan di PT Bank Risjad Salim Internasional (1997-1999) dengan tugas menangani keuangan dan administrasi kredit. Di perusahaan yang sama, beliau pernah menjabat sebagai Ketua Koordinator Pusat dan anggota tim pengelola (2000) pada saat bank tersebut diambil alih oleh BPPN. Di tahun 2000, beliau dipercaya menjabat sebagai Komisaris (wakil BPPN) di PT Hana Risjad Finance. Saat ini beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau Pejabat Eksekutif pada bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain dan tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/atau keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali.

Pada bulan Agustus 2018, beliau memperoleh award sebagai Top CEO pada ajang Top Bank 2018 yang diselenggarakan oleh Business News. Beliau memperoleh gelar Bachelor of Economics di Murdoch University, Perth, West Australia pada tahun 1992. Beliau juga telah mengikuti berbagai Senior Management Training di dalam dan luar negeri di berbagai bidang, termasuk Strategy Implementation Course-Sydney, Australia; Consumer Risk Management-Jakarta; Sales Management for Bankers-Jakarta; Retail and Individual Banking, Consumer Lending and Branch Banking-Thailand; Retail Banking Process-Australia; Pacific RIM Bankers Programme-University of  Washington, Foster Education Seattle, USA dan program pelatihan ASEAN Global Leadership Programme, UC Berkeley California, USA.

 

Houda Muljanti
Direktur

Warga Negara Indonesia, berusia 52 tahun dan berdomisili di Jakarta.

Beliau diangkat sebagai Direktur BCAS pada RUPST tanggal 15 Maret 2016 dan mendapat persetujuan OJK pada tanggal 28 September 2016. Pengangkatan terakhir pada RUPST tanggal 6 Maret 2019 untuk periode jabatan 3 tahun sampai dengan RUPST 2022.

Sebelum bergabung dengan BCAS, beliau berkarier di BCA dan memangku jabatan manajerial sebagai Kepala Subdiv Human Capital Strategy and Solution (2012-2016), Kepala Subdiv Manajemen SDM (2006-2012), dan Kabiro Pengembangan Kebijakan SDM (2001-2006). Beliau pernah menjabat sebagai Komisaris di PT Sentul Damai Resort (2012-2016), berkarier di PT SQ Centre Indonesia (1993-2001) dan Japan International Cooperation Agency (1991-1993). Saat ini beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain dan tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/atau keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali.

Beliau memperoleh gelar Sarjana Hukum Ekonomi dari Universitas Indonesia (1990) dan Magister Manajemen dari Institut Manajemen Prasetya Mulya (2005). Beliau juga telah mengikuti berbagai program pelatihan baik di dalam maupun luar negeri di antaranya GALLUP Accelerated Strengths Coaching Course, Financial Inclusion Summit Asia 2017 dan pelatihan-pelatihan lain di bidang Sumber Daya Manusia, Risk Management, serta Perbankan Syariah yang di antaranya diselenggarakan oleh PT BCA, Tbk, Karim Consulting Indonesia, dan Gapura Prima Sejati.

 

Rickyadi Widjaja
Direktur

Warga Negara Indonesia, 56 tahun dan berdomisili di Jakarta.

Beliau diangkat sebagai Direktur BCAS pada RUPSLB tanggal 29 Agustus 2017 dan mendapat persetujuan OJK pada tanggal 14 Februari 2018. Pengangkatan terakhir pada RUPST tanggal 6 Maret 2019 untuk periode jabatan 3 tahun sampai dengan RUPST 2022.

Sebelum bergabung dengan BCAS, beliau berkarier di BCA (1989-Februari 2018) dengan menempati berbagai posisi manajerial yaitu Kepala Grup Analisa Risiko Kredit, Kepala Sub Divisi Kredit Komersial dan Ritel dan Wakil Kepala Divisi Kredit Komersial. Saat ini, beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau Pejabat Eksekutif pada bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain serta tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/atau keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali.

Beliau meraih gelar Bachelor of Commerce dari Deakin University Melbourne Australia (1989) dan telah mengikuti berbagai program pelatihan baik di dalam maupun luar negeri, antara lain pelatihan di bidang Kepemimpinan, Perbankan Umum, Perbankan Syariah, Risk Management dan Corporate Finance.

 

Pranata
Direktur

Warga Negara Indonesia, 43 tahun dan berdomisili di Bekasi, Jawa Barat.

Beliau diangkat sebagai Direktur BCAS pada RUPST tanggal 6 Maret 2019 untuk periode jabatan 3 tahun sampai dengan RUPST 2020 dan mendapat persetujuan OJK pada tanggal 24 September 2019.

Sebelum menjabat sebagai Direktur, beliau menjabat sebagai Kepala Satuan Kerja Keuangan dan Perencanaan Perusahaan dari tahun 2010 – 2019. Beliau juga pernah berkarier di Bank Danamon (2002-2010) dengan menduduki berbagai jabatan managerial antara lain sebagai SAVP Financial and Control Team Leader, Unit Usaha Syariah Bank Danamon (2009-2010), Business Planning Head, SEMM DSP Bank Danamon (2006-2009) dan Portfolio Management Head, CMM DSP Bank Danamon (2004-2006). Saat ini, beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau Pejabat Eksekutif pada bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain serta tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/atau keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali.

Beliau menyelesaikan pendidikannya di bidang Teknik Informatika dari Institut Teknologi Bandung dan Universitas Persada Indonesia Jakarta. Beliau telah mengikuti berbagai program pelatihan antara lain di bidang Perbankan Umum, Perbankan Syariah, Risk Management, Corporate Finance serta pelatihan-pelatihan lain di bidang kepemimpinan.

 

DEWAN PENGAWAS SYARIAH (DPS)

Fathurrahman Djamil menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS) BCAS sejak tanggal 2 Maret 2010 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 12/13/KEP.GBI/2010 tentang Pemberian Izin Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Syariah PT Bank BCA Syariah.

Sampai saat ini beliau masih menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) periode 2015-2020, dosen di beberapa universitas negeri dan swasta serta menjadi Dewan Pengawas Syariah pada beberapa lembaga/institusi keuangan.

Fathurrahman Djamil meraih gelar Doktor dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dalam bidang ilmu Syariah dan mendapat gelar Profesor di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta.

 

Sutedjo Prihatono menjabat sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) sejak tanggal 18 Mei 2015 berdasarkan Surat Otoritas Jasa Keuangan Nomor SR-5/PB.13/2015 perihal Keputusan Atas Pengajuan Calon Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank BCA Syariah.

Sebelum menjadi Anggota Dewan Pengawas Syariah, beliau telah menjabat sebagai Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko BCAS sejak tahun 2010. Beliau pernah berkarir di Karim Consulting Indonesia sebagai Non Consulting Director sejak tahun 2004 dan di Bank Muamalat Indonesia sebagai Human Resources Head (1996-2001) dan Senior Corporate Banking (2001-2004).

Beliau meraih gelar S1 dari Universitas Krisnadwipayana pada Fakultas Ekonomi Manajemen (1993) dan gelar Magister Manajemen dari Binus Business School pada Fakultas Manajemen (2014). Beliau juga telah mengikuti berbagai program pelatihan Professional Consultant di bidang Selling Skill, Service Excellence, Accounting Programme, Financing Analysis dan General Islamic Banking Programme. Beliau juga berpengalaman sebagai Pengajar dan Penanggung Jawab berbagai program pelatihan di bidang perbankan Syariah.


Hit Counter provided by laptop reviews