BCA Syariah Terpilih Sebagai Mitra Badan Pengelola Keuangan Haji

Jakarta, 6 Maret 2018 – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah menetapkan 31 Bank Umum Syariah/Unit Usaha Syariah sebagai Bank Penerima Setoran – Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH) untuk periode April 2018 s/d Maret 2021, pada Kamis (28/2/2018) lalu. Presiden Direktur PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) John Kosasih, dalam kesempatan tersebut menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Bank Umum Syariah Penerima, Penempatan dan Mitra Investasi, melalui SK Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji, No.4/BPKH.00/2018, Tentang Penetapan Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji periode April 2018 – Maret 2021.

BPS-BPIH yang ditetapkan, terdiri atas 23 Bank Penerima, 3 Bank Operasional, 7 Bank Likuiditas, 27 Bank Penempatan, 6 Bank Nilai Manfaat, dan 11 Bank Mitra Investasi. Hal itu ditetapkan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014, Peraturan Pemerintah Nomor 05 Tahun 2018, dan Peraturan BPKH Nomor 4 Tahun 2018.

Persyaratan sebagai BPS-BPIH yang ditentukan oleh BPKH antara lain: persyaratan kesehatan Bank, persyaratan teknologi informasi dan virtual account, pengembangan produk, permodalan, potensi jumlah jamaah dan kemampuan cash management. Dengan terpilihnya BCA Syariah menunjukkan keandalan Bank dalam memenuhi persyaratan yang ditetapkan.  

John Kosasih dalam kesempatan tersebut mengatakan, “Kami sangat bersyukur terpilih sebagai mitra pengelolaan dana Haji oleh BPKH. Keberhasilan ini merupakan bentuk kepercayaan dari pemerintah serta masyarakat kepada BCA Syariah”.

Sebagai Bank Penerima dan Penempatan dana haji, BCA Syariah mendapatkan kewenangan untuk membuka rekening tabungan jamaah haji, menerima setoran awal dan pelunasan, mendistribusikan virtual account dan mengoptimalkan penempatan keuangan Haji pada produk tabungan dan deposito. Sementara, sebagai Mitra investasi, BCA Syariah dapat melakukan pengelolaan Rekening Mitra Investasi di Kas Haji yang digunakan khusus untuk menampung dana investasi langsung dan dapat digunakan untuk investasi pembiayaan syariah atau lainnya, di BPS-BPIH Mitra Investasi.

Setelah penetapan ini, BCA Syariah akan fokus melakukan pengembangan infrastruktur, layanan cabang dan produk untuk mengoptimalkan pelayanan dana haji kepada nasabah, termasuk bersinergi dengan induk perusahaan, BCA dalam rangka memberikan kemudahan akses kepada nasabah. “Kemudahan dan kenyamanan nasabah selalu menjadi fokus kami termasuk bagi calon jamaah haji yang akan menempatkan dana mereka di BCA Syariah,“ John menambahkan.

BCA Syariah kini telah memiliki 58 jaringan cabang yang terdiri dari 11 Kantor Cabang (KC), 12 Kantor Cabang Pembantu (KCP), 32 Unit Layanan Syariah (ULS) dan 3 Kantor Fungsional BUR (KF BUR) yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Surabaya, Semarang, Bandung, Solo, Yogyakarta, Medan, Palembang dan Malang. Adapun produk tabungan yang telah tersedia antara lain Tahapan iB, Tahapan Mabrur iB dan Tahapan Rencana iB. Selain itu terdapat beberapa produk pembiayaan seperti Emas iB dan Pembiayaan Umrah BCA Syariah iB. Dan didukung pula oleh kemudahan transaksi melalui kanal elektronis (e-channel) yaitu BCA Syariah Mobile dan internet banking KlikBCASyariah.

Berphoto bersama – Presiden Direktur PT Bank BCA Syariah John Kosasih (kiri) berphoto bersama Plt. Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu, usai serah terima Surat Keputusan Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji, Nomor 4/BPKH.00/2018, tentang Penetapan Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji periode April 2018 – Maret 2021, di Jakarta (28/2) . BCA Syariah terpilih sebagai Bank Umum Syariah Penerima, Penempatan dan Mitra Investasi.

Tampak dalam gambar: Direktur BCA Syariah Houda Muljanti, Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih, Plt. Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu, Presiden Komisaris BCA Syariah Yana Rosiana dan Kepala merangkap Anggota Dewan Pengawas BPKH Yuslam Fauzi, berphoto bersama usai acara serah terima Surat Keputusan Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji, Nomor 4/BPKH.00/2018, tentang Penetapan Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji periode April 2018 – Maret 2021, di Jakarta (28/2).

***

Tentang PT Bank BCA Syariah

PT Bank BCA Syariah merupakan anak perusahaan dari PT Bank Central Asia Tbk., yang mulai beroperasi pada 5 April 2010. Per Desember 2017, total Aset Bank BCA Syariah telah mencapai Rp 5,9 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 19.3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy). Dana Pihak Ketiga mencapai Rp 4,7 triliun atau tumbuh 23.2% yoy . Sementara, pembiayaan BCA Syariah mencapai Rp4,2 triliun tumbuh 21% yoy. Kualitas pembiayaan selalu menjadi perhatian BCA Syariah, tercermin dari tingkat NPF yang berada pada 0.3% per Desember 2017.

Untuk Informasi Lebih Lanjut, Dapat Menghubungi:
PT BANK BCA SYARIAH
Satuan Kerja  Bisnis & Komunikasi
Alamat        :       Jl. Jatinegara Timur no. 72 Jakarta Timur 13310
Telepon       :       (021) 850-5030 ext 215/216
Fax             :       (021) 850-9959
E-mail         :       nadia_amalia@bcasyariah.co.id / irene_margaret@bcasyariah.co.id

 


Hit Counter provided by laptop reviews