BCA Syariah Raih Penghargaan The Most Efficient Bank dan The Most Reliable Bank pada Indonesia Banking Award (IBA) 2016

Bank ini hadir memberikan solusi keuangan syariah berbentuk produk penghimpunan dana, pembiayaan dan alternatif penyelesaian pembayaran.

Penerapan strategi yang tepat menjadi kunci bagi BCA Syariah dalam mencapai target bisnisnya sekaligus melakukan efisiensi dalam operasional perbankan. Strategi yang diambil diantaranya memperbesar komposisi tabungan dan giro pada dana pihak ketiga (DPK) serta meningkatkan penyaluran pembiayaan secara selektif membuahkan hasil gemilang. Karena itulah BCA Syariah berhasil meraih penghargaan The Most Efficient Bank dan The Most Reliable Bank pada Indonesia Banking Award (IBA) 2016 yang diselenggarakan Tempo Media Group bekerja sama dengan Indonesia Banking School, Rabu, 7 September 2016.

John Kosasih (kiri) menerima penghargaan The Most Reliable Bank

John Kosasih (kiri) menerima penghargaan The Most Reliable Bank

Yanto Tanaya, Kepala Satuan kerja Bisnis dan Komunikasi (kiri), menerima penghargaan The Most Efficient Bank

Yanto Tanaya, Kepala Satuan kerja Bisnis dan Komunikasi (kiri), menerima penghargaan The Most Efficient Bank

Wakil Presiden Direktur BCA Syariah, John Kosasih, menjelaskan BCA Syariah berupaya melakukan efisiensi biaya dan diimbangi dengan peningkatan pendapatan dari sisi pembiayaan dengan tetap memperhatikan prinsip prudential banking. Pihaknya juga mengoptimalkan pemanfaatan teknologi sehingga beberapa kegiatan operasional dapat diotomasi dengan bantuan sistem aplikasi. “Hal ini membantu peningkatan produktivitas karyawan dan pengurangan biaya aktivitas karyawan di luar jam kerja,” katanya.

Dia memaparkan, BCA Syariah hadir memberikan solusi keuangan syariah dalam bentuk produk penghimpunan dana, pembiayaan dan alternatif pembayaran. Dari segi penghimpunan dana, ada Tahapan iB yang didukung jaringan ATM dan EDC BCA. Dengan kartu ATM BCA Syariah dari Tahapan iB, nasabah dapat bertransaksi gratis di ATM dan EDC BCA di seluruh Indonesia.

Selain itu, BCA Syariah menawarkan Tahapan Rencana iB, yang merupakan tabungan investasi untuk membantu perencanaan keuangan. Nasabah memperoleh manfaat ganda, yaitu kepastian pencapaian target dana dan proteksi asuransi jiwa dengan biaya premi gratis. “Dari segi pembiayaan, kami punya Emas iB, di mana nasabah bisa memiliki logam mulia emas secara mudah dan aman dengan angsuran ringan mulai Rp 3.000-an per hari,” terangnya.

Sedangkan dari segi channel transaksi, BCA Syariah memberikan fasilitas mobile banking yang dikenal dengan nama BCA Syariah mobile, dimana cukup dengan satu fasilitas ini nasabah dapat mengakses semua rekening, deposito maupun pembiayaan yang ada di BCA Syariah. “Melalui fasilitas ini nasabah bisa mengakses semua rekening, pembiayaan maupun deposito dan melakukan transaksi melalui smartphone kapan dan dimana saja,” kata John.

Dia menyebut, teknologi menjadi salah satu penggerak inovasi dalam rangka menyediakan ragam produk dan fasilitas yang semakin lengkap kepada nasabah. Karena itu, BCA Syariah terus memberikan perhatian tinggi pada pengembangan teknologi. “Alternatif transaksi berbasis teknologi informasi, seperti mobile banking, internet banking, virtual account, cash management system, dan lain-lain, terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan nasabah,” katanya.

BCA Syariah fokus di segmen retail banking. Karena itu, jaringan fisik berupa kantor cabang dan elektronis terus diperluas ke seluruh wilayah Indonesia, khususnya Bandung, Solo, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Medan, dan Palembang. Ini membuat performa kinerja BCA Syariah di semester I tahun 2016 masih terbaik.

Total aset sebesar Rp 4,34 triliun atau meningkat 28,16 persen dan DPK Rp 3,2 triliun, naik 18,69 persen. Total pembiayaan Rp 3,2 triliun atau tumbuh 25 persen dengan NPF (non performing financing) Gross sangat rendah, 0,55 persen. Sementara itu, laba sebelum pajak pada Juni 2016 tercatat Rp 19,17 miliar atau meningkat 59 persen. (*)


Hit Counter provided by laptop reviews